Hindari Sayuran dan Makanan Ini saat Batuk Menyerang, Apa Saja dan Mengapa?

hindari-sayuran-dan-makanan-ini-saat-batuk-menyerang-apa-saja-dan-mengapa

Sayuran dan makanan yang sebaiknya dihindari saat Anda terserang batuk. (Sumber: Kompas/Tribunnews)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Edy A. Putra

JAKARTA, KOMPAS.TV – Ketika batuk menyerang, pilihan makanan yang dikonsumsi menjadi penting untuk mempercepat proses penyembuhan.

Meskipun sayuran secara umum merupakan pilihan sehat, beberapa di antaranya justru lebih baik dihindari ketika Anda terserang batuk karena bisa memperburuk gejala.

Memilih makanan yang tepat saat batuk bukan hanya tentang nutrisi. Dengan memahami sayuran dan makanan yang sebaiknya dihindari, Anda dapat membantu tubuh untuk pulih lebih cepat dan mengurangi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh batuk.

Berikut beberapa sayuran dan makanan yang sebaiknya dihindari saat batuk menyerang, sebagaimana dikutip dari Huffpost.

Baca Juga: Makan Tanaman Jagung, 5 Ekor Sapi Disiksa dengan Senjata Tajam

Sayuran yang Perlu Dihindari saat Batuk

Bayam

Bayam yang biasanya dikenal sebagai sayuran super karena kandungan nutrisinya, ternyata mengandung histamin.

Pelepasan histamin dapat memicu reaksi alergi dalam tubuh dan meningkatkan produksi lendir. Hal ini bisa menyebabkan batuk berdahak menjadi lebih parah.

Brokoli

Brokoli, sayuran kaya nutrisi yang baik untuk imunitas, memiliki kandungan serat tinggi.

Serat membutuhkan waktu dan energi yang lebih banyak untuk dicerna. Saat tubuh sedang berusaha pulih dari batuk, makanan yang mudah dicerna adalah pilihan yang lebih baik.

Baca Juga: Analisis BMKG soal Gempa M 5,9 yang Guncang Banten, Dipicu Deformasi Lempeng Indo-Australia

Tomat

Tomat kaya akan vitamin C dan antioksidan, tetapi sifat asamnya dapat memperburuk iritasi pada tenggorokan. Saat tenggorokan terasa sakit atau iritasi, mengonsumsi tomat bisa menambah ketidaknyamanan.

Cabai

Meskipun kaya vitamin C, https://tawkapinew.com cabai mengandung capsaicin yang dapat mengiritasi saluran hidung dan tenggorokan. Ini bisa meningkatkan produksi lendir dan memperburuk batuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*