Duh, 9 Orang dengan Kategori Ini Ternyata Dilarang Makan Cokelat, Apa Saja Kriterianya?

duh-9-orang-dengan-kategori-ini-ternyata-dilarang-makan-cokelat-apa-saja-kriterianya

Ilustrasi makanan cokelat. Sejumlah orang dengan beberapa kategori ini ternyata disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan mengandung cokelat. (Sumber: Unsplash.com / NordWood Themes)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV – Cokelat adalah makanan yang berasal dari biji kakao, dikenal akan kelezatannya serta manfaatnya seperti mengendalikan nafsu makan, meningkatkan suasana hati, dan mengurangi peradangan.

Namun, tidak semua orang bisa menikmati cokelat karena alasan kesehatan, kenapa begitu?

Baca Juga: Gejala dan Penyebab Kanker Pankreas, Sakit yang Diidap Rizal Ramli sebelum Meninggal Dunia

Ternyata cokelat yang memiliki banyak manfaat, bagi orang-orang dalam kelompok tertentu, konsumsinya bisa membawa risiko kesehatan yang serius.

Penting bagi mereka untuk mengetahui batasan dan kemungkinan dampak negatif dari mengonsumsi cokelat agar dapat menjaga kesehatan mereka dengan baik.

Berikut adalah 9 orang yang dianjurkan tidak mengonsumsi cokelat sebagaimana dikutip dari WebMD.

Baca Juga: Anjuran Dokter: Tahun Baru, Biasakan Hidup Sehat agar Terhindar dari Komplikasi Penyakit

9 Kelompok yang Perlu Menghindari Cokelat

Anak-anak

Anak-anak sangat disarankan untuk menghindari cokelat yang kaya kakao. Ini karena produk cokelat dengan kandungan kakao tinggi dapat mengandung tingkat timbal dan kadmium yang tinggi, berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serius pada anak-anak.

Penderita Alergi Cokelat

Alergi cokelat dapat menimbulkan reaksi seperti sesak napas, mengi, muntah, kram perut, dan pembengkakan pada bibir, lidah https://merujaksore.com , atau tenggorokan. Gejala ini bisa terjadi bahkan jika hanya bersentuhan dengan cokelat.

Baca Juga: Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Daun Murbei untuk Kesehatan, Salah Satunya Turunkan Gula Darah

Penderita Gangguan Pendarahan

Kakao dalam cokelat bisa memperlambat proses pembekuan darah. Ini meningkatkan risiko pendarahan dan memar lebih parah pada orang dengan gangguan pendarahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*